Minggu, 22 Maret 2009

Paradigma-1

PARADIGMA-1

Tidak ada paham yang terbaik (Final)
Tetapi
Selalu ada paham yang lebih baik (Proses)


Ilmu itu bertingkat-tingkat, berderajat-derajat tak terbatas (kedalaman, keluasan, ketinggian, kesucian dst.). Setiap manusia ada pada posisi tertentu (maqom) pada derajat paham / keilmuan yang tidak sama satu orang dengan orang lainnya atau saling unik. Di posisi mana kita berada, itu tidak penting. Yang paling penting adalah besarnya perubahan peningkatan mutu derajat paham / keilmuan itu sendiri.

contoh :
A semula mempunyai tingkat pemahaman 9, dan setelah berproses melakukan pendakian "kebenaran", meningkat menjadi tingkat 19 (naik 10 point).

B semula ada di tinggkat 17, dan setelah berproses melintasi piramida "kebenaran", menjadi 19 ( naik 2 point).

Mutu A menjadi lebih baik dari B, karena A meningkat lebih banyak, walaupun akhirnya berada pada posisi akhir yang sama (posisi tidak penting, yang paling penting keseriusan berproses).

Berproses meningkatkan mutu pemahaman adalah bagai menaiki piramida "kebenaran" menuju Alloh. Untuk bisa melintasi piramida tersebut sebuah kendaraan / sarana :

Sarana / kendaraan : Trilogi Piramida Kebenaran
Cara Pakai (proses) : loop system terus menerus
Sasaran (final/hasil ) : Peningkatan mutu

TRILOGI PIRAMIDA KEBENARAN
1. Ta'ati Kebenaran yang sudah dipahami saat ini
2. Mencari Kebenaran yang lebih tinggi
3. Pindah kepada Kebenaran yang lebih tinggi tersebut

Jika 3 prinsip ini kita looping terus menerus, kita akan semakin mendekat, semakin mendekat, dan semakin mendekat ke sumber Kebenaran, Sumber Segala Sumber Kebenaran, Kebenaran Yang Sesungguhnya, Kebenaran Yang Sebenar-benarnya Benar, Kebenaran yang sesuai dengan yang dikehendaki Alloh SWT (Hakekat).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar